Jenis Cedera Yang Sering Dialami Atlet Olahraga

Yuk, Kenali Jenis Cedera Yang Sering Dialami Atlet Olahraga

Menonton pertandingan olahraga merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi saat melihat atlet atau tim jagoan berhasil mencetak angka. Namun, para atlet seringkali mengalami cedera yang serius hingga membutuhkan penanganan medis. Biasanya, klinik ortopedi jakarta di Jakarta menangani para atlet yang cedera sampai masa pemulihan. Cedera yang umum terjadi yaitu pada bagian otot dan tulang.

Bila Anda ingin tahu lebih lanjut, berikut adalah jenis-jenis cedera yang sering dialami oleh para atlet.

Jenis Cedera Yang Sering Dialami Atlet Olahraga

Jenis Cedera Yang Sering Dialami Atlet Olahraga

  1. Cedera Bahu

Cedera bahu sering dialami oleh atlet perenang, basket, bulutangkis, serta mereka yang sering melakukan push up. Pada bahu terdapat otot-otot yang berfungsi untuk menopang dan menjaga sendi-sendi bahu. Cedera bahu dapat terjadi apabila pergerakan intens pada bahu dilakukan secara terus-menerus. Sehingga membuat otot bahu kelelahan dan membengkak atau sobek. Oleh sebab itu, hindari pergerakan bahu secara berlebihan.

  1. Cedera Lutut

Cedera lutut ditandai dengan munculnya rasa nyeri yang disertai bunyi retakan atau patahan pada tempurung lutut. Cedera ini dapat terjadi karena gerakan yang tidak lazim atau penggunaan lutut yang berlebihan sehingga menyebabkan pergeseran lutut. Beberapa kasus harus dirawat oleh orthopedic surgeons. Mayoritas dialami oleh atlet-atlet yang membutuhkan lutut sebagai tumpuan seperti voli, sepak bola, dan basket.

  1. Cedera Hamstring

Otot hamstring yaitu tiga otot besar yang terletak di bagain belakang paha. Cedera ini terjadi ketika ketiga otot tersebut tertarik atau keseleo, bahkan sampai kondisi menegang atau sobek. Otot hamstring berfungsi ketika seseorang melakukan kegiatan yang melibatkan lutut, seperti memanjat, lari, dan melompat. Cedera hamstring biasanya terjadi karena kurangnya pemanasan, pergerakan yang tiba-tiba, dan kelelahan otot. Atlet yang biasa mengalami cedera jenis ini yaitu sepak bola, basket, dan atlet lari.

  1. Cedera Tendon Achilles

Cedera tendon achilles menyerang tumit atau betis karena robeknya tendon. Tendon yaitu jaringan panjang yang menghubungkan otot ke tulang. Tendon achilles merupakan tendon terbesar yang terletak di bagian belakang tumit. Cedera ini dapat terjadi akibat melakukan gerakan mendadak dan cepat, melompat, atau berlari. Apabila tidak ditangani dengan segera, akan menyebabkan kesulitan berjalan. Biasanya dialami oleh atlet basket dan juga penari.

  1. Cedera Hip Flexor Strain

Otot pada bagian pinggul disebut flexor dan berfungsi untuk membantu menggerakkan kaki. Bagi atlet yang sering menggerakkan kaki untuk menendang dan berlari biasanya dapat mengalami cedera ini. Seperti atlet sepak bola, bela diri, dan hoki. Cedera ini dibedakan menjadi tiga jenis tergantung dengan tingkat keparahannya. Kondisi ini sangat mengganggu para atlet sehingga membutuhkan pertolongan medis.

Cedera-cedera tersebut bukan hanya dapat terjadi oleh para atlet saja, tapi juga masyarakat biasa terutama mereka yang sering melakukan aktifitas fisik. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Anda, ya!

Leave a Reply